Media Komunikasi Arsitek Jawa Tengah
REGISTRASI ANGGOTA LOGIN
 
IKATAN ARSITEK INDONESIA - JAWA TENGAH

Media Komunikasi Arsitek Jawa Tengah

PENDAFTARAN ANGGOTA

Dalam keanggotaan IAI terbagi menjadi dua, yaitu Anggota Biasa dan Anggota Penuh. Anggota Biasa adalah mereka yang hanya terdaftar sebagai Anggota Mitra saja, sedangkan Anggota Penuh adalah mereka yang terdaftar sebagai Anggota Arsitek Pratama atau Arsitek Madya ( memiliki Surat Keahlian Arsitek / SKA ).

Untuk menjadi Anggota IAI Mitra, Pratama maupun Madya terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu :

1.   Anggota Mitra

  • Mengisi Formulir Anggota Mitra
  • Foto Copy KTP
  • Foto Copy Legalisir Ijazah
  • Foto Copy Legalisir Transkip Nilai
  • Foto Berwarna 4×6 = 3 lembar
  • Biaya Admnistrasi sebesar Rp. 800.000
  • Foto Copy bukti transfer ke Bank Niaga No. Rekening 015-01-65160-12-6 ( Apabila tidak melampirkan foto copy bukti transfer berartu belum membayar )
  • Sanggup mengikuti penataran kode etik dan strata lainnya.
  • Dokumen 1 Asli, 2 Copy dengan cover putih.
  • Sertifikat Mitra berlaku 3 tahun

2.   Anggota Arsitek Pratama

  • Mengajukan permohonan menjadi anggota Mitra
  • Mengajukan permohonan SKA Pratama
  • Pengalaman Kerja minimum 4 tahun
  • Pengalaman menangani minimum 3 proyek dengan tata olah lengkap s.d pembangunan selesai ( lampirkan SPK dan gambar lengkap )
  • Penataran Kode etik 1 unit
  • Biaya Formulir Rp. 50.000
  • Biaya Sertifikasi Rp. 1.675.000,- ( termasuk biaya sertifikasi pendaftaran anggota Mitra, Pernyataan Kode Etik, administrasi )
  • Foto Copy Legalisir Ijazah
  • Foto Copy Legalisir Transkip Nilai
  • Foto Copy KTP
  • Foto Berwarna 2×3 = 2 lembar
  • Foto Berwarna 3×4 = 2 lembar
  • Foto Copy bukti transfer ke Bank Niaga No. Rekening 015-01-65160-12-6 ( Apabila tidak melampirkan foto copy bukti transfer berartu belum membayar )
  • Dokumen 1 Asli, 2 Copy dengan cover kuning.

3.   Anggota Arsitek Madya

  • Mengajukan permohonan menjadi anggota Mitra
  • Mengajukan permohonan SKA Madya
  • Pengalaman Kerja minimum 7 tahun
  • Pengalaman menangani minimum 3 proyek dengan tata olah lengkap s.d pembangunan selesai ( lampirkan SPK dan gambar lengkap )
  • Penataran Kode etik 1 unit
  • Biaya Formulir Rp. 50.000
  • Biaya Sertifikasi Rp. 2.375.000,- ( termasuk biaya sertifikasi pendaftaran anggota Mitra, Pernyataan Kode Etik, administrasi )
  • Foto Copy Legalisir Ijazah
  • Foto Copy Legalisir Transkip Nilai
  • Foto Copy KTP
  • Foto Berwarna 2×3 = 2 lembar
  • Foto Berwarna 3×4 = 2 lembar
  • Foto Copy bukti transfer ke Bank Niaga No. Rekening 015-01-65160-12-6 ( Apabila tidak melampirkan foto copy bukti transfer berartu belum membayar )
  • Dokumen 1 Asli, 2 Copy dengan cover merah.

MENJADI ANGGOTA

Pengangkatan, Penerimaan Anggota dan Mitra IAI
  1. Pengangkatan Anggota Kehormatan:
    1. Pengurus Daerah/Cabang dapat mengusulkan pengangkatan calon Anggota Kehormatan melalui Rakernas berdasarkan:
      1. Penelitian dan penilaian yang mendalam serta seksama dalam memenuhi persyaratan kualifikasi.
      2. Rekomendasi Dewan Kehormatan IAI tentang keadaan calon anggota, bukan warga yang cacat hukum dan tidak sedang menjalani hukuman atau melakukan perbuatan yang bersifat mencemarkan organisasi atau profesi arsitek.
    2. Penetapan pengangkatan Anggota Kehormatan dilaksanakan oleh Pengurus Nasional berdasarkan keputusan  Munas melalui rekomendasi Rakernas.
  2. Penerimaan Anggota dan Mitra IAI 
    Calon anggota dan mitra IAI wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:
    1. Persyaratan kualifikasi keanggotaan IAI dan ketentuan organisasi;
    2. Persyaratan administrasi dan tata cara penerimaan anggota, yang antara lain meliputi:
      1. Mengajukan permohonan menjadi anggota secara tertulis dengan mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran anggota yang diterbitkan organisasi, ditujukan kepada Pengurus Daerah/Cabang tempat pemohon berdomisili. 
        Apabila di daerah atau kota tempat tinggal/domisili belum terdapat kepengurusan IAI, calon anggota dapat mengajukan langsung kepada kepengurusan IAI yang terdekat atau ke Pengurus Nasional.
      2. Formulir pendaftaran dilengkapi dengan:
        1. Tanda bukti identitas diri dan atau Kartu Mahasiswa disertai dengan pasfoto.
        2. Salinan sah ijazah/dokumen bukti tanda lulus pendidikan tinggi arsitektur sesuai persyaratan kualifikasi, atau yang setara dan berkaitan dengan bidang arsitektur.
        3. Melampirkan keterangan riwayat hidup (Curriculum Vitae) atau pengalaman praktek profesi dan atau penerapan pengetahuan, ilmu, dan seni arsitektur dalam portofolio/foto-foto/gambar rekaman visual hasil karya.
        4. Rekomendasi sekurang-kurangnya dari:
          1. Organisasi profesi arsitek setempat yang menyatakan keanggotaan calon yang bersangkutan adalah sah, serta berkualifikasi sesuai persyaratan; atau
          2. Lembaga pendidikan tinggi arsitektur yang menyatakan status kemahasiswaan calon anggota yang bersangkutan adalah sah dan berkualifikasi sesuai persyaratan; atau
          3. Dua (2) orang Anggota Profesional yang mengenal pemohon dan secara moral bertanggung jawab terhadap integritas calon anggota.
      3. Pengurus Daerah/Cabang, akan meneliti permohonan calon anggota untuk memutuskan diterima atau tidaknya calon anggota yang bersangkutan dan melaporkan kepada Pengurus Nasional, selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah penerimaan surat permohonan menjadi anggota.
      4. Pengurus Nasional segera meresmikan penerimaan anggota berdasarkan pertimbangan keputusan Pengurus Daerah/Cabang, selambatnya-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah permohonan dan rekomendasi Pengurus Daerah/Cabang diterima.
  3. Anggota Profesional yang telah berumur lebih dari 65 (enam puluh lima) tahun dan tidak lagi melakukan praktek profesi arsitek, dapat mengajukan permohonan tertulis untuk menjadi anggota yang dibebaskan dari kewajiban membayar iuran anggota.
  4. Anggota Biasa dapat meningkatkan status keanggotaannya menjadi anggota profesional, dengan mengajukan permohonan secara tertulis kepada pengurus setempat setelah memenuhi persyaratan kualifikasi dan administrasi.
  5. Anggota Mahasiswa yang tidak lagi menjadi mahasiswa atau telah menyelesaikan kesarjanaannya pada lembaga pendidikan tinggi arsitektur, secara langsung status keanggotaan mahasiswanya gugur dan yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan tertulis untuk menjadi Anggota Biasa sesuai persyaratan kualifikasi.

KEANGGOTAAN BERAKHIR

Keanggotaan IAI berakhir apabila:
  1. Anggota yang meninggal dunia, keanggotaannya dan seluruh hak serta kewajibannya kepada organisasi berakhir dengan sendirinya.
  2. Keanggotaan berakhir karena mengundurkan diri atas kemauan sendiri, dalam hal ini:
    1. Permintaan pengunduran diri harus dinyatakan secara tertulis kepada Pengurus Nasional melalui Pengurus Daerah/Cabang tempat domisili.
    2. Segala kewajiban sebagai anggota sampai tanggal berakhirnya keanggotaan harus diselesaikan terlebih dahulu sebagaimana ketentuan organisasi.
    3. Berakhirnya keanggotaan berlaku sejak setelah segala kewajiban anggota diselesaikan.
  3. Keanggotaan berakhir karena diberhentikan, dengan sebab atau alasan melanggar Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek, dalam hal ini:
    1. Keputusan pemberhentian ditetapkan oleh Pengurus Nasional setelah mendengar pertimbangan dan penilaian Dewan Kehormatan IAI.
    2. Berakhirnya keanggotaan berlaku sejak diterbitkannya Surat Keputusan Pengurus Nasional tentang hal tersebut.
    3. Anggota yang diberhentikan karena melanggar Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek, dapat diterima kembali sebagai anggota/direhabilitasi keanggotaannya setelah melalui pertimbangan dan penilaian Dewan Kehormatan IAI.
  4. Keanggotaan berakhir dengan cara diberhentikan, akibat lalai memenuhi kewajiban membayar iuran Anggota. Tata cara/prosedur pemberhentian sebagai berikut:
    1. Pengurus Daerah/Cabang akan menerbitkan Surat Peringatan Pertama kepada anggota yang telah lalai membayar iuran selama 6 (enam) bulan berturut-turut dengan tembusan kepada Pengurus Nasional dan Pengurus Daerah lain sebagai pemberitahuan.
    2. Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan setelah diterbitkannya Surat Peringatan Pertama, anggota yang bersangkutan belum memenuhi kewajibannya, maka Pengurus Daerah menerbitkan Surat Peringatan Kedua dengan tembusan kepada Pengurus Nasional dan Pengurus Daerah lain sebagai pemberitahuan.
    3. Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan setelah diterbitkannya Surat Peringatan Kedua, anggota yang bersangkutan belum juga memenuhi kewajibannya, maka Pengurus Nasional atas permintaan Pengurus Daerah/Cabang akan menerbitkan Surat Pembekuan Anggota.
    4. Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan setelah diterbitkannya Surat Pembekuan Anggota, dan yang bersangkutan masih belum memenuhi kewajibannya, maka Pengurus Nasional atas permintaan Pengurus Daerah/Cabang akan menerbitkan Surat Pemberhentian Anggota.
  5. Keanggotaan mahasiswa akan berhenti secara langsung, setelah yang bersangkutan menyelesaikan pendidikannya; dan apabila yang bersangkutan bermaksud menjadi anggota IAI, maka dapat dilakukan melalui proses penerimaan yang berlaku.
  6. Pemberhentian keanggotaan diumumkan oleh Pengurus Nasional/Daerah/Cabang yang bersangkutan kepada kepengurusan dan anggota seluruh Indonesia serta lembaga terkait, dimuat dalam media komunikasi IAI pada lingkup cabang/daerah/nasional dengan menyebutkan alasan pemberhentian.
  7. Mantan anggota IAI yang pernah diberhentikan karena kelalaian dalam melaksanakan kewajibannya membayar iuran anggota, apabila ingin kembali aktif harus mengajukan secara tertulis dan memenuhi terlebih dahulu kewajibannya, untuk kemudian direhabilitasi keanggotaannya oleh Pengurus Nasional

HAK, KEWAJIBAN & TANGGUNG JAWAB

Hak, kewajiban dan tanggung jawab anggota IAI adalah:

  1. Setiap anggota mempunyai hak:
    1. Mendapatkan manfaat, pelayanan, pembinaan, pembelaan, turut serta mengikuti segala kegiatan, dan menggunakan sarana/fasilitas organisasi.
    2. Memperoleh tanda keanggotaan dan kompetensi sesuai dengan kategori keanggotaannya, sertifikat keahlian IAI dan atau sertifikat lainnya sesuai ketentuan organisasi.
    3. Membela diri dan memberikan keterangan atas keputusan dan atau sanksi organisasi kepada Sidang Dewan Kehormatan IAI yang diselenggarakan khusus untuk hal tersebut.
    4. Menyampaikan pendapat pribadi dalam dalam kegiatan Musyawarah dan Rapat Anggota.
  2. Setiap Anggota Profesional dan Anggota Biasa berhak menjadi peserta dalam Rapat Pleno Anggota atau Musyawarah serta mempunyai hak suara dan hak memilih Ketua IAI, baik pada lingkup nasional/daerah/cabang.
  3. Hanya Anggota Profesional yang mempunyai:
    1. Hak mendapat sertifikat keahlian IAI dan mendapat rekomendasi dalam memperoleh lisensi kerja.
    2. Hak suara untuk dipilih menjadi Ketua IAI pada lingkup nasional/daerah/cabang.
  4. Setiap anggota mempunyai kewajiban untuk:
    1. Menegakkan Kode Etik Arsitek dan Kaidah Tata Laku Profesi Arsitek, serta menjunjung tinggi kesejawatan dan integritas profesi.
    2. Membayar Uang Pangkal dan Iuran Anggota sesuai ketentuan organisasi, kecuali Anggota Kehormatan.
    3. Menggunakan hak suara atau hak pilih dalam Munas/Musda/Muscab, kecuali Anggota Mahasiswa dan Anggota Kehormatan.
    4. Senantiasa mengembangkan wawasan arsitektur dan keprofesionalannya sesuai program yang telah diatur organisasi.
    5. Melengkapi dan menyampaikan tambahan dan atau perubahan data serta karya profesi ke sekretariat IAI secara berkesinambungan.
    6. Memberikan keterangan yang sesungguhnya untuk membantu tugas Dewan Kehormatan IAI apabila dibutuhkan dalam rangka menegakkan etika berprofesi.
    7. Menjalankan kegiatan profesinya sesuai ketentuan Pedoman Hubungan Kerja Antara Arsitek Dengan Pengguna Jasa.
  5. Setiap anggota bertanggung jawab dalam mewujudkan tujuan organisasi dengan:
    1. Mengabdikan keahliannya demi membela kepentingan masyarakat serta menciptakan lingkungan binaan yang berkelanjutan.
    2. Melayani masyarakat pengguna jasa arsitek/pemberi tugas dengan sikap dan perilaku profesional, untuk dapat membangkitkan dan menumbuhkembangkan kepercayaan serta penghargaan terhadap profesi arsitek.

DASAR KEANGGOTAAN

Keanggotaan IAI bersifat:

  1. Perorangan, bukan badan, lembaga, atau kelompok orang.
  2. Aktif, terpanggil menjadi anggota atas kehendak sendiri serta aktif berperan dalam mencapai tujuan organisasi.
  3. Khusus untuk:
    1. Arsitek atau mereka yang berlatar belakang pendidikan tinggi arsitektur dan atau yang setara, yang berwawasan pengetahuan ilmu, teknologi, dan seni arsitektur serta menerapkan ilmu dan atau keahliannya, mempunyai minat yang terkait dan sejalan serta tidak bertentangan kepentingan terhadap profesi arsitek dan tujuan organisasi, melalui proses penerimaan anggota.
    2. Seorang yang berjasa pada pengembangan organisasi dan profesi arsitek di Indonesia, dalam mewujudkan tujuan organisasi melalui proses pengangkatan anggota.

Kualifikasi Keanggotaan

  1. Anggota Kehormatan (Honorary Members) adalah seorang yang berwawasan ilmu dan seni arsitektur atau ilmu-ilmu lainnya dan atau memiliki kepedulian yang ditujukan demi terwujudnya peningkatan dan kemajuan dunia arsitektur serta lingkungan binaan, dan dinilai organisasi sangat berjasa bagi kehidupan berprofesi serta berkembangnya organisasi arsitek di Indonesia.
  2. Anggota Profesional (Corporate Members ) adalah
    1. Arsitek yang sekurang-kurangnya memenuhi ketentuan:
      1. Lulusan D-3 teknik arsitektur atau sarjana teknik arsitektur (S-1) dari lembaga pendidikan tinggi arsitektur yang diakui organisasi dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan organisasi untuk kualifikasi Arsitek Pratama;
      2. Sarjana teknik arsitektur (S-1) dari lembaga pendidikan tinggi arsitektur yang diakui organisasi dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan organisasi untuk kualifikasi Arsitek Madya;
      3. Sarjana teknik arsitektur (S-1) dari lembaga pendidikan tinggi arsitektur yang diakui organisasi atau sarjana teknik arsitektur (S-1) yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi strata lanjut profesi arsitek yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi arsitektur yang diakreditasi dan diakui organisasi dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan organisasi untuk kualifikasi Arsitek Utama; atau
      4. Ahli yang setara dengan ketentuan dalam ayat ini serta keahliannya diakui organisasi.
    2. Arsitek yang telah dan tetap mengikuti program pembinaan dan pengembangan keprofesionalan anggota secara berkelanjutan dan berkesinambungan, antara lain meliputi:
      1. Penataran kode etik arsitek yang diselenggarakan Dewan Kehormatan IAI.
      2. Program pengembangan keprofesionalan arsitek yang diakui organisasi.
  3. Anggota Biasa adalah sarjana atau lulusan D-3 arsitektur dari lembaga pendidikan tinggi arsitektur dan atau yang setara, diakui dan sesuai ketentuan organisasi, yang mempraktekkan atau menerapkan ilmu dan seni arsitektur demi pengembangan dunia arsitektur serta tidak bertentangan kepentingan dengan tujuan organisasi, dan sejalan dengan Kode Etik Arsitek serta Kaidah Tata laku Profesi Arsitek.
  4. Anggota Mahasiswa (Student Members) adalah mahasiswa lembaga pendidikan tinggi arsitektur atau yang setara, telah diakreditasi oleh lembaga yang berwenang atau Dewan Pendidikan Arsitek, serta diakui organisasi dan sekurang-kurangnya telah menyelesaikan pendidikan tinggi arsitektur tingkat 3 (tiga) atau telah lulus 100 SKS, sesuai ketentuan organisasi.

Mitra IAI

Mitra IAI (Associate Members) adalah arsitek, yang setara dengan Anggota Profesional dan terdaftar sebagai anggota organisasi profesi arsitek yang tergabung dalam ARCASIA pada lingkup regional atau UIA pada lingkup internasional, yang berminat bergabung dan menyatakan tunduk serta memenuhi ketentuan organisasi IAI, dan bila akan melakukan praktek profesi arsitek harus memiliki kompetensi yang diakui oleh IAI dalam bentuk Sertifikat Keahlian Sementara (SKAS) IAI dan persyaratan lain yang ditentukan oleh  peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

IKATAN ARSITEK INDONESIA - JAWA TENGAH
Media Komunikasi Arsitek Jawa Tengah
     
Sekretariat IAI Jawa Tengah

Jurusan Arsitektur, gedung A lantai 2
Fak. Teknik - Universitas Diponegoro
jl. Prof. Soedharto, SH - Tembalang
Semarang 50275
Telp. : +62(024)70774394
Fax. : +62(024)76480838